9.5.11

sedikit ucapan terimakasih



"Ombut nggak mau baca kalau nggak ada akunyaaaa..", katamu suatu malam ketika saya menunjukkan salah satu postingan baru blog ini.

jangan khawatir. posting kali ini isinya tentang kamu. oh, kita, maksudku. niatnya ditulis satu minggu sebelum selebrasi. tapi nyatanya saya baru bisa menuliskannya pada hari ini.

dan..

sesungguhnya saya pun tidak tahu harus memilih menulis apa untukmu, terlalu banyak kamu dalam pikiranku. ah, lagipula mengapa harus dipilih, toh cuma ada kamu.

akhirnya saya hanya memilih untuk menulis ucapan terimakasih. layaknya undangan yang mengharap kedatangan, selalu diakhiri dengan ucapan terimakasih. layaknya permintaan kucuran dana pada sponsor, selalu diakhiri dengan ucapan terimakasih. layaknya sebuah transaksi antara penjual dan pembeli, juga tersebutlah kata terimakasih. layaknya ketika Ibu membawakan balado teri kesukaan kita, tentulah ada terimakasih.

maka, sudah seharusnya saya berterimakasih padamu. terlampau banyak transaksi layaknya penjual dan pembeli yang kita lalui. kadang saya menjadi penjual dan kamu pembeli, kadang pula kamu penjual dan aku pembeli. namun, satu hal yang patut kita sadari, bahwa waktu yang telah kita lewati tak mampu dibeli.


terimakasih atas setiap transaksi kasih dan pedih.


terimakasih atas setiap waktu dalam haru dan bisu.


terimakasih atas setiap dekap pada bungah dan amarah.


terimakasih atas setiap kecup yang tak pernah cukup.




ah, saya sampai tidak tahu harus menulis apalagi.

semoga kita masih punya tahun-tahun berikutnya untuk dibagi bersama.




peluk-cium,


pacarmu.



playlist: suara kipas angin.
kostum: kaos putih dan celana cargo ijo.
cemilan: kagak ada.

No comments:

Post a Comment